Serbia Montenegro vs Belanda 0-1

Juni 11, 2006 at 5:51 pm Tinggalkan komentar

Leipzig: Gawang kiper Serbia Montenegro, Dragoslav Jevric terbukti tidak kebal gol. Buktinya tim berjuluk The Plavi tersebut ditekuk Belanda 1-0 di hari ketiga Piala Dunia 2006 di Stadion Zentral, Minggu (11/6). Lewat kaki gelandang serang Arjen Robben pada menit ke-17, gawang Jevric bobol.

Bobolnya gawang Jevric yang terkenal tangguh di bawah mistar ini menjadikan jalanya robek untuk yang kedua kalinya. Satu kali pada 10 partai kualifikasi dan kedua pada laga yang berjalan mendebarkan dan diwarnai dengan hujan kartu ini.

Serangan Belanda digalang oleh gelandang muda yang bermain di Ajax, Wesley Sneijder sejak menit-menit awal. Pemain berusia 21 tahun itu bekerjasama dengan Robben merobek lini pertahanan Serbia Montenegro, khususnya di sektor kiri yang dikawal Igor Duljaj.

Meski anak-anak Serbia itu mampu menempel ketat penyerang Tim Oranye, Ruud van Nistelrooy dan Robin van Persie, namun pasukan Marco van Basten sering kali membahyakan gawang 'The Plavi'.

Absennya bek andalan Serbia Montenegro, Nemanja Vidic menjadi penyebab utama rapuhnya lini pertahanan timnya. Dengan hasil ini Belanda semakin mengukuhkan keperkasaanya atas tim-tim dari negeri Balkan. Dari rekor pertemuan Belanda telah mengumpulkan lima kali kemenangan atas Tim Balkan.

Link

Entry filed under: Netherlands, Serbia and Montenegro, Soccer, World Cup. Tags: .

Profil Tim Iran Hasil Sementara: Meksiko Ungguli Iran 3-1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Blog Stats

  • 262,731 hits

%d blogger menyukai ini: