Archive for Juni, 2006

Argentina Siap Adu Pinalti

Herzogenaurach – Kubu Argentina siap melakukan apa pun untuk menghadapi Jerman, termasuk jika harus melewati tambahan waktu dan adu pinalti.

“Pertandingan nanti bisa saja berlangsung sampai 120 menit. Inilah alasan kami melatih adu penalti. Kami telah bersiap untuk segala sesuatu,” ujar Pekerman seperti dilansir AFP, Jumat (30/6/2006).

Seperti ditulis Detikcom, saat sesi latihan di Herzogenaurach, Kamis (29/6/2006), Pekerman mempersiapkan setidaknya 10 pemain untuk mengeksekusi tendangan penalti. Di antaranya terdapat Hernan Crespo, Juan Ramon Riquelme, Javier Saviola, Esteban Cambiasso dan Lionel Messi.

Berapa besar peluang Jerman bisa mengalahkan Argentina? Michael Ballack punya keyakinan tinggi kalau Der Panser yang akan keluar sebagai pemenang. “60-40 buat Jerman,” seru sang kapten.

Walau terhitung perkasa di babak fase grup dan perdelapanfinal namun Jerman sebenarnya punya catatan kurang bagus kalau bertemu tim-tim yang sepadan dengan mereka. Kemenangan terakhir atas tim elit dunia terjadi pada tahun 2000 saat mengalahkan Inggris di Wembley.

Tapi itu tak mengurangi keyakinan Ballack saat harus menghadapi Argentina di pertandingan perempatfinal, Jumat (30/6/2006) malam WIB. Apalagi di pertemuan terakhir kedua tim bermain imbang 2-2.

Rekan saya mengatakan, pasar taruhan yang dia pantau, berimbang menjagokan kedua tim. “Ini udah kayak final yang dimajukan,” ujarnya.

Anda sendiri pegang siapa?

5 comments Juni 30, 2006

Hasil Akhir 16 Besar Piala Dunia

Inilah hasil akhir Partai 16 Besar Piala Dunia 2006:

http://jerman2006.wordpress.com/jadwal/

Add comment Juni 28, 2006

Jelang Tarung Jerman vs Argentina

Partai Jerman vs Argentina hari Jumat nanti bisa diibaratkan “final” Piala Dunia 2006.

Maka tidaklah mengherankan, pelatih tim Jerman, Juergen Klinsmann, memberikan perhatian khusus pada kesiapan fisik pemainnya menjelang pertemuan dengan Argentina di babak perempat final, Jumat nanti.

Tim tuan rumah selalu menampilkan permainan cepat dalam empat pertandingan. Dalam tiga dari empat partai yang sudah dilakoni, Jerman selalu mencetak gol pertama di bawah enam menit. Hanya Polandia yang mampu membuat tuan rumah harus menunggu hingga menit ke-91 sampai Oliver Neuville mencetak gol.

Menjelang pertemuan dengan Argentina, Klinsmann berharap pemainnya bisa tampil lebih santai. Bahkan dalam sesi latihan Minggu lalu, pemain Jerman terlihat hanya melakukan ringan.

Klinsmann juga menyebut kemenangan atas Argentina akan menjadi awal timnya merebut gelar juara keempat kali. “Kami tak perlu bersembunyi atau takut, kami percaya kami bisa melawan siapa pun. Argentina tim besar, tapi kami punya tim yang bisa mengalahkan mereka,” kata pelatih berusia 41 tahun itu. “

Apa kata Argentina? “Menghadapi Jerman, kami harus menang, bagaimanapun caranya,” kata kapten Tim Tango, Juan Pablo Sorin. “Kami menjadi penantang dan semua pendukung (tuan rumah) akan melawan kami.”

Di penyisihan Grup C, Argentina tampil memukau. Setelah menang 2-1 atas Pantai Gading, Tim Tango menggebuk Serbia-Montenegro 6-0 sebelum bermain imbang tanpa gol dengan Belanda. Tapi di babak 16 besar, penampilan Tim Tango justru kurang meyakinkan. Butuh hingga menit ke-98 sebelum Maxi Rodriquez memberikan Argentina kemenangan 2-1 atas Meksiko.

Jerman memuncaki Grup A berkat kemenangan atas Kosta Rika 4-2, Polandia 1-0, dan Ekuador 3-0 sebelum melibas Swedia 2-0 di babak 16 besar. Tapi strategi “lurus-lurus saja” yang dimainkan Tim Panser, menurut gelandang Argentina, Lionel Scaloni, akan gampang dihadapi.

Sumber

4 comments Juni 28, 2006

Legiun Veteran Tundukkan Matador

thierrytop.jpg

Hanover: Veteran kembali beraksi. Zinedine Zidane, Franck Ribery dan Patrick Vieira memenangkan Prancis atas Spanyol, 3-1. Bertanding di Stadion FIFA WORLDCUP, Hanover, Rabu 928/6) dini hari, Prancis melaju ke perempat final bertarung melawan Brasil.

Spanyol yang mendominasi permainan unggul dulu lewat David Villa, penyerang Valencia, pada menit ke-28. Liliam Thuram melanggar Pablo Ibanez, bek Atletico Madrid di kotak pertahanan Prancis. Franck Ribery menyamakan kedudukan pada menit ke- 41. Vieira dan Zidane mengunci kemenangan Prancis pada menit ke-83 dan 92.

Harapan Eric Abidal, bek Lyon kepada Zidane dituntaskan pemain berusia 33 tahun itu. Gol Ribery merupakan umpan manis Vieira Zidane, imigran Aljazair.

Sayang, Spanyol harus segera mengepak barangnya untuk pulang tanah airnya.

Link | Foto: AFP | Teks: HENRY Thierry (FRA), RIBERY Frank (FRA

2 comments Juni 28, 2006

Brasil Hentikan Ghana

ronaldogoal.jpg

Dortmund: Pengalaman dan akumulasi memang jauh lebih menentukan. Inilah yang memungkinkan Ronaldo mencetak sejarah. Pilar Real Madrid itu, di Stadion FIFA WORLDCUP, Dortmund, Selasa (27/6) malam, membuka gol kemenangan Brasil atas Ghana 3-0 dalam Putaran 16 Besar.

Gol pembuka kemenangan Brasil itu berawal dari umpan Adriano. Seketika ia masuk ke kotak penalti dan mengecoh penjaga gawang Ghana, Richard Kingson. Sedangkan dua gol lagi dicetak Adriano menit ke-46 dan Ze Roberto menit ke-84.

Permainan Tim Samba membuat The Black Stars kerepotan. Empat magic kuartet Brasil mengepung pertahanan pasukan Ratomir Dujkovic. Ghana bukan tanpa perlawanan. John Mensah, bek Rennes hampir menjebol gawang Dida empat menit jelang turun minum.

Tapi harus diakui, Ghana bermain bagus sekali. Masalahnya hanya satu: tim ini harus bermain melawan tim Brasil, yang punya jurus bermain indah dan mematikan.

Tetap saja kita yakin Ghana adalah salah satu bintang Afrika masa depan yang senantiasa akan diperhitungkan dalam perhelatan bola dunia mendatang.

Link | Foto: AFP | Teks: RONALDO (BRA), KINGSON Richard (GHA)

Add comment Juni 28, 2006

Dewi Fortuna di Pihak Oleg Blokhin

oleg.jpg
Swiss dan Ukraina bermain alot, keduanya memaksakan melakukan eksekusi penalti. Tapi dewi fortuna di pihak Oleg Blokhin. Serhiy Rebrov, Oleg Gusev dan Artem Milevsky, menjadi jagal Ukraina yang memulangkan Swiss, di laga 16 besar, skor 3-0. Di Stadion Rhein-Energie, Cologne, Selasa (27/6) dini hari, Ukraina, tim debutan Piala Dunia 2006 maju ke perempat final bertemu Italia.

Matt Holand, gelandang Charlton Athletic juga komentator BBC Live Sport mengakui, kedua tim bermain buruk. Alexander Frei dan Hakan Yakin, penyerang berbahaya Swiss gagal emban tugasnya.

Padahal dipundak Frei, pilar Rennes, Koebi Kuhn bergantung kepada pencetak tujuh gol terbanyak babak kualifikasi itu. Permainan Ukraina diperkuat oleh bomber AC Milan, Andriy Shevchenko sama saja. Duetnya dengan Andriy Vorobey. Penyerang Shakhtar Donetvsk miskin gol.

Tranquillo Barnetta, Marco Streller dan Ricardo Cabanas gagal membuat senyum Koebi Kuhn. Oleg Gusev, Artem Milevsky dan Serhiy Rebrov yang menjadi pahlawan Ukraina malam ini.

Link | Foto: AFP | Teks: GUSEV Oleg (UKR)

2 comments Juni 27, 2006

Penalti Kontroversial Menangkan Italia

toti.jpg

Kaiserlautern: Dramatis! Pertandingan hanya menyisakan hitungan detik, Fabio Grosso berlagak diganjal, wasit menunjuk titik putih dan Italia pun menang.

Eksekusi penalti Francesco Totti di menit ke-95 akhirnya memberikan kemenangan bagi Italia atas Australia pada pertandingan di Stadion Fritz-Walter, Kaiserlautern, Senin (26/6) malam.

Ditunjuknya titik putih oleh wasit Luis Medina Cantalejo asal Spanyol termasuk kontroversial. Pasalnya, Grosso yang mencoba masuk ke sisi kiri gawang Mark Schwarzer sama sekali tak disentuh bek Australia, Lucas Neill. Tapi bek Palermo itu “beraksi” jatuh dan putusan penalti pun jatuh.

Sebelum keputusan kontroversial ini, Australia yang tampil untuk pertama kalinya setelah 32 tahun, mampu mengimbangi Italia, jika tak boleh dibilang mengungguli.

Kemenangan Italia ini sekaligus membalas kekalahan atas Hiddink, yang menyingkirkan Italia saat menangani Korea Selatan di Piala Dunia 2002 lalu. “Pemain saya ingin membalas dendam,” kata Lippi yang diamini pemainnya.

Link | Foto: AFP | Teks: TOTTI Francesco (ITA)

3 comments Juni 27, 2006

Statistik Sementara Piala Dunia

PENCETAK GOL: 4 (Miroslav Klose-Jerman)
Total Gol: 122
KARTU KUNING: Total 269
3 ANDRE (Ang)
2 Albert NADJ (Ser)
2 Ronaldo (Bra)
KARTU MERAH: Total 19
Negara terbanyak kartu merah: AS, Cek, Kroasia

1 comment Juni 26, 2006

Portugal Lolos ke Perempat Final

manichegoal.jpg
Nuremberg: Maniche memang manis. Tendangan keras gelandang Portugal itu membawa Portugal lolos ke babak perempat final melawan Inggris. Bola liar Gelandang Chelsea menerobos gawang Edwin Van Der Sar, di menit ke-23 untuk memberikan kemenangan Portugal atas Belanda 1-0, di Stadion Franken, Nuremberg, Senin (26/6) dini hari.

Belanda membuang kesempatan emas di partai dengan empat kartu merah, tendangan keras Mark van Bommel melebar di kanan gawang Portugal, pada menit ke-2. Dirk Kuyt pengganti Ruud van Nistelrooy tidak banyak membantu.

Portugal bermain taktis dengan Deco pengatur serangan. Umpan Pauleta dimanfaatkan Maniche pada menit ke-23, pencetak gol Portugal atas Belanda, pada Piala Eropa 1994.

Luis Felipe Scolari jenius, 11 kali menang berturut-turut. Pada Piala Dunia 2002, Big Phil, mengantarkan Brasil, juara lima kali, membuat 10 rekor kemenangan pelatih asal Brasil tersebut.

Link | Foto: AFP | Teks: VAN DER VAART Rafael (NED), MANICHE (POR), TIAGO (POR)

2 comments Juni 26, 2006

Beckham Is Back!

beckhamgoal1.jpg

beckhamgoal2.jpg
Stuttgart: Tendangan bebas David Beckham lagi-lagi menjadi penentu kemenangan Inggris. Kapten Inggris itu melesakkan tendangan spesialisasinya, dari bola mati, di menit ke-60 untuk memberikan kemenangan bagi Inggris atas Ekuador 1-0, di Gottlieb Daimler, Stuttgart, Leipzig, Minggu malam.

Gol tunggal gelandang Real Madrid ini sekaligus mengantar Inggris ke perempat final dan bertemu pemenang antara Portugal dan Belanda, yang berlangsung dini hari ini.

Awalnya formasi 4-1-4-1 yang diterapkan Eriksson terus saja mengalami kebuntuan mendobrak jantung pertahanan Ekuador.

Inggris cuma mengandalkan Wayne Rooney, dimana Ivan Hurtado, kapten tim dan rekan menempel ketat penyerang Manchester United itu. peluang dari Carlos Tenorio pada menit ke-12 gagal dmanfaatkannya. Tendangannya mengenai kaki Cole dan meluncur tepat pada tiang mistar Paul Robinson.

David Beckham menjadi satu-satunya pemain Inggris yang mencetak gol di tiga Piala Dunia berbeda. Tahun 1998, 2002, dan 2006 di Jerman, dengan jumlah keseluruhan 17 gol.

Eriksson memainkan Michael Carrick, gelandang Tottenham Hotspurs sebagai debutan, tidak bermain seperti yang diinginkan. Komando Steven Gerarrd sebagai administrator tim di lapangan tidak efektif seperti biasanya. Hasil ini meloloskan Eriksson yang banyak dikritik oleh media di Inggris akhir-akhir ini.

Link | Foto: AFP | Teks: David Beckham, Inggris (atas), Christian Mora, Ekuador (bawah)

23 comments Juni 26, 2006

Previous Posts


Komentar Anda

dhoyock di Zinedine Zidane (Prancis)
hafis di Italia Kandaskan Jerman
steve g versi indone… di Profil Tim Inggris
Yshe di Profil Tim Inggris
ivan di Alessandro Del Piero!

Tulisan Terakhir

Arsip

a

Meta

Blog Stats