Zidane Tak Layak Dapat Kartu Merah?

Seharusnya Materazzi yang dapat kartu merah (red card), bukan Zidane. Nggak percaya? Lihat rekaman video berikut ini:

animation9.gif

Sekadar intermezzo. Hihihi… :-)

Sumber: [theGadget!]

Juli 11, 2006 at 5:26 am 51 komentar

Fabio Cannavaro dengan Piala Dunia

fabio.jpg
Kapten Tim Italia Fabio Cannavaro dengan Piala Dunia yang berhasil direbut timnya. Forza Italia!

Juli 10, 2006 at 12:10 pm 25 komentar

Italia Juara Dunia 2006

zidaneblunder.jpg
Berlin: Lima algojo penalti Gli Azzuri menghapus rekor buruk Italia mengambil tendangan penalti. Italia berhasil menjadi juara Piala Dunia 2006, setelah berjibaku lewat drama adu penalti, mengatasi musuh bebuyutannya Prancis, 5-3 (1-1). Rekor buruk di Piala Dunia 1990, 94 dan 1998 dibayar lunas pasukan Marcello Lippi di Stadion Olympia, Berlin, Senin (10/3) dini hari.

Di tengah cuaca panas bersuhu 27 derajat celsius, Andrea Pirlo, Marco Materazzi, Daniel De Rossi, Alesandro Del Piero dan Fabio Grosso membungkam Fabien Barthez menjebol gawangnya.

Sementara Prancis lewat David Trezeguet tidak dapat membalas, tiga gol dari Sylvain Wiltord, Eric Abidal dan Willy Sagnol membobol gawang Ganluigi Buffon.

Zinedine Zidane, kapten Prancis membawa Le Bleus unggul lebih dulu dari titik putih pada menit ke-7. Materazzi melanggar Florent Malouda, gelandang Prancis. Seketika wasit Horacio Elizondo menunjuk titik putih.

Zidane meski mengakhiri karirnya dengan buruk, tapi ia merupakan pencetak gol keempat dua ajang Piala Dunia.

Teks foto: ZIDANE Zinedine (FRA), PIRLO Andrea (ITA), GATTUSO Gennaro (ITA) Foto: AFP

Juli 10, 2006 at 5:21 am 31 komentar

Scweinsteiger Si Penyelamat Jerman

Stuttgart: Bastian Schweinsteiger sontak membawa kegembiraan bagi pendukung Jerman, di Stadion Gottlieb Daimler, Stuttgart, Minggu (9/7) dini hari. Dua gol gelandang Bayern Muenchen itu pada menit ke-56 dan merobek gawang Ricardo merengkuh tempat ketiga atas Portugal, 2-0.

Pemain ke-12 alias pendukung fanatik Nationalmanschaft dibikin puas Juergen Klinsmann. Janji Klinsi mengambil tempat ketiga dari Portugal ditepatinya dengan baik.

Absennya kapten tim, Michael Ballack semangat tim tuan rumah mengendor. Jerman mulai bermain kesetanan setelah turung minum. Kemelut di depan kotak 12 dimanfaatkan dengan baik Schweinsteiger . Tendangan kanan sisi kanan pemain berambut pirang itu, dua kali menjebol gawang Ricardo, menit ke-56 dan 78.

Link

Juli 9, 2006 at 5:12 am 10 komentar

Figo dan Zidane

zidanefigo.jpg
BERPELUKAN. Pemain Portugal Luis Figo memeluk pemain Prancis Zinedine Zidane partai semifinal berakhir dengan kemenangan Prancis 1-0. (Foto: Reuters)

Juli 6, 2006 at 3:54 am 37 komentar

Bravo Zidane!

Muenchen: Bravo Zidane. Keinginan Zinedine Zidane mengakhiri karirnya di Piala Dunia 2006 berjalan mulus. Tendangan penalti Zidane, gelandang Real Madrid pada menit ke-33 memuluskan langkah Prancis bertemu Italia di final, mengalahkan Portugal, 1-0. Dalam laga semi final kedua ini kedua tim bertarung di Stadion FIFA WORLDCUP, Muenchen, Kamis (6/7) dini hari.

Bermain di bawah standar Le Bleus dihadiahi penalti oleh wasit Jorge Larionda (Uruguay) pada menit ke-33. Ricardo Carvalho, bek Chelsea membuat blunder, melanggar Zizou di dalam pertahanan Portugal. Meski terkesan kontroversi, 56 persen responden yang diadakan BBC menguatkan keputusan Larionda memberikan penalti kepada Tim Ayam Jantan.

Portugal bukan tanpa perlawanan. Luis Figo hampir menyamakan ked udukan pada menit ke-77. Tandukan hasil umpan pojok Crsitiano Ronaldo melebar di atas mistar Fabien Barthez, kiper Prancis. Sayang adanya Deco, sebagai pengatur serangan tidak banyak membantu gedoran-gedoran juara kedua Piala Eropa 2004 ini.

Link

Juli 6, 2006 at 3:48 am 49 komentar

Prancis Menanjak, Portugal Siap Tempur

MUENCHEN – Sebulan lalu, Prancis dicemooh pendukungnya sendiri. Zinedine Zidane dinilai seperti orang tua yang sudah susah berjalan dan Les Bleus diperkirakan bakal kembali tersingkir cepat di Piala Dunia kali ini.

Setahun lalu, Portugal dianggap mujur bisa lolos ke final Piala Eropa 2004 karena menjadi tuan rumah. Sementara Luis Figo dianggap sebagai generasi emas yang gagal membuktikan keemasannya.

Kedua pemain kini bertemu di partai semifinal–satu langkah sebelum partai puncak–di FIFA World Cup Stadium Muenchen, malam ini.

Pelatih Prancis, Raymond Domenech, mengingatkan timnya untuk tidak terlalu percaya diri setelah menundukkan dua tim besar, Spanyol (3-1) dan juara bertahan Brasil (1-0). “Berbahaya jika setelah mengalahkan Brasil kami beranggapan sudah menang,” katanya. “Kami masih dua meter lagi dari posisi puncak (final),” katanya.

Tak banyak perubahan yang dilakukan kedua tim. Domenech bertahan dengan pola 4-2-3-1. Kemampuan Zidane diandalkan sebagai playmaker dan Patrick Vieira menjadi tembok pertama di lapangan tengah.

Penampilan Thierry Henry boleh saja naik turun. Tapi striker Arsenal ini adalah penentu kemenangan berkat gol tunggalnya ke gawang Brasil. Franck Ribery kerap menunjukkan kemampuannya merusak perhatian pertahanan lawan. Sedangkan duet Lilian Thuram dan William Gallas tampil solid di jantung pertahanan.

Di kubu Portugal–satu-satunya tim dari empat semifinalis yang belum pernah juara–gelandang Costinha dan Deco dipastikan kembali tampil setelah menjalani skorsing saat timnya mengalahkan Inggris dalam adu penalti, Sabtu lalu. Hal ini membuat pelatih Luiz Felipe Scolari punya banyak pilihan di lapangan tengah.

Link

Juli 5, 2006 at 9:05 am 2 komentar

Tulisan Lebih Lama


Tulisan Terakhir

Blog Stats

  • 182,291 hits

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.